OPERASI BERSIH GUNUNG PASCA SUKOI

|| || ,,,,,,,, || Leave a komentar

OPERASI BERSIH GUNUNG PASCA SUKOI


Setelah terjadinya evakuasi korban sukoi, MALIMPA mendapat undangan untuk mengirimkan delegasi operasi bersih gunung dengan tema WANADRI GO GREEN. Operasi ini diselenggarakan oleh Wanadri dan Astra dengan melibatkan Organisasi Pecinta Alam se Jabodetabek, Bandung dan sekitarnya.
MALIMPA sebagai salah satu MAPALA di Jawa Tengah mengirimkan 3 (tiga) personel untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yakni Pradito Keceng, Muhammad Ucup, dan Rinanto (Boncel).
            WANADRI  GO GREEN merupakan  kegiatan pasca bencana yang dilaksanakan di Puncak Gunung salak 1 di ketinggian 2210 mdpl sebagai bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan alam yang rusak karena insiden kecelakaan pesawat sukoi dan banyaknya sampah yang menumpuk di puncak dan sepanjang jalur evakuasi.
            Kegiatan operasi bersih Gunung Salak jalur cimelati mulai dari pintu rimba sampai puncak salak 1 di ketinggian 2210 mdpl dilaksanakan pada tanggal 1 – 2 Juni 2012. Peserta operasi bersih gunung salak dari MAPALA se Jakarta berangkat bersama – sama menuju Bogor dan berkumpul di MAPALA Djuanda sekitar pukul 17.00. Kemudian dilanjutkan briefing yang dikoordinatori oleh Dondi Rahajo sebelum merapat ke Camp induk Operasi Bersih Gunung Salak yakni di Jalur Cimelati.
Setelah sampai di cimelati seluruh MAPALA dan instansi terkait berkumpul untuk melakukan briefing yang di koordinir oleh salah seorang anggota WANADRI. Team dibagi menjadi tiga, team pertama berangkat pada fajar agar bisa tiba dipuncak lebih awal dan bertugas untuk mengumpulkan sampah yang berada disekitar puncak maupun TKP Sukoi. Sedangkan team yang kedua berangkat pada pukul 06.00 WIB dan bertugas untuk membawa turun sampah yang sudah terkumpul ke tengah perjalanan jalur pendakian gunung cimelati tepatnya di pos air. Dan team yang ketiga berangkat pada pukul 09.00 WIB bertugas membawa sampah dari pos air ke bawah.
Kondisi gunung salak saat itu sangat memperihatinkan, kondisi jalur pendakian yang rusak, dengan hiasan kaleng – kaleng berserakan dan pohon – pohon besar yang tumbang, menjadikan puncak gunung salak terang. Sehingga kegiatan operasi bersih gunung salak pasca sukoi dilakukan meskipun sehari bisa dibilang kurang, paling tidak satu hari sudah bisa mengurangi penumpukan sampah yang sudah mengotori puncak gunung salak.
         Oleh karena itu WANADRI GO GREEN merupakan suatu kegiatan untuk menyelamatkan lingkungan dari kerusakan yang berlanjut. Dari sinilah MALIMPA sebagai organisasi pecinta alam yang juga peduli dengan konservasi ikut andil dalam kegiatan tersebut dengan bentuk kegiatan yang dilaksanakan dilapangan yaitu:
1.Pemungutan sampah pasca bencana
2.Pemilahan sampah pelastik dan logam
3.Pembakaran sampah
4.Pengankutan sampah logam dari puncak salak 1 kebawah
         Alhamdulillah kegitan opsi bersi gunung salak telah selesai dan dari kegiatan ini kami dapat berkumpul dengan kelompok-kelompok lain dan tentunya kami mendapatkan pengalaman yang lain pula, maka kami ingin berpesan “Lebih Banyak Berbuat itu Lebih Baik dari pada Sekedar Berbicara”.

Oleh : M.Yusuf Abdul Latif