Lomba Wana Lestari dan Prima Wana Mitra

|| || ,,,,,,,,,, || Leave a komentar

Lomba Wana Lestari dan Prima Wana Mitra

Selamat kepada MALIMPA atas prestasinya sebagai  Juara 1 tingkat Jawa Tengah dan Juara 2 Tingkat Nasional Lomba Wana Lestari dan Prima Wana Mitra tingkat OPA Se-Indonesia yang diselenggarakan oleh kementeri Kehutanan Republik Indonesia.

Akhlak terhadap Alam

|| || ,,,,,, || Leave a komentar

Akhlak terhadap Alam
            Yang di maksud dengan alam di sini adalah alam semesta yang mengitari kehidupan manusia, yang mencakup tumbuhan, hewan, udara, sungai, laut dan sebagainya. Kehidupan manusia memerlukan lingkungan yang bersih, tertib, sehat, dan seimbang.
Akhlak terhadap alam itu sendiri adalah pemanfaatkan potensi alam untuk kepentingan hidup manusia. Namun yang harus di ingat bahwa potensi alam terbatas dan umur manusia lebih panjang. Oleh sebab itu pelestarian dan pengembangan potensi alam harus di upayakan sepanjang mungkin, dengan cara memanfaatkan sebaik-baiknya potensi alam yang ada dan tidak berlebihan, agar tidak berakibat buruk bagi alam itu sendiri. Menjaga kebersihan lingkungan dan keindahannya sangat di anjurkan, sebab hal itu akan membawa pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan. Kerbesihan lingkungan yang terjaga akan membuat kesehatan lebih terjamin sehingga hidup akan lebih bergairah.
Akhlak yang baik terhadap alam dapat mengurangi bencana alam yang setiap saat menimpa kehidupan manusia. Bila musim hujan tiba sering terjadi banjir dan tanah longsor. Sedangkan pada musim kemarau seering terjadi kebakaran. Bencana ini terjadi karna ulah manusia itu sendiri yang tidak memperhatikan keserasian lingkungan. Oleh karna itu pentingnya kita berakhlak terhadap alam agar kita memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, contoh membuang sampah pada tempatnya agar tidak terjadi banjir, menjaga kelestarian lingkungan agar tidak terjadi kebakaran hutan.

Oleh : Kharisma Setiawan Choiri
Kesehatan Masyarakat ( c )
J410110083

PENDAKIAN CARSTENSZ PYRAMID

|| || ,,,,,,,, || Leave a komentar

PENDAKIAN CARSTENSZ PYRAMID

Ekspedisi dimulai dari tanggal 25 April 2011. Tim yang tergabung dari beberapa Mahasiswa Pencinta Alam  di Indonesia dan beberapa anggota BRIMOB SAT PELOPOR DETASEMEN C mulai melakukan perjalanan dari Mil 68 ke  Zebra Wall (3.500 mdpl), nama Zebra ini datang dari motif yang unik seperti kulit Zebra pada dinding batu. Motif ini tentu saja diciptakan ribuan tahun yang lalu.
           

{ Zebra wall }
Dari titik ini lalu menuju Base Camp dengan berjalan perlahan di tengah-tengah lembah di sekitarnya dinding berbatu-batu. Perjalanan cukup sulit dengan lumpur dan batu tajam sepanjang jalan. Sebelum memasuki Base Camp Area,  akan melewati 3 danau, yang biasa disebut danau 1, danau 2 dan danau 3. Danau ini adalah berasal dari hujan dan Glazer. Tentu perjalanan di sini akan lebih sulit.
Setelah tim berhasil melewati “Pintu Angin”; yang merupakan pintu gerbang untuk memasuki Base Camp Area. Angin bertiup sangat kuat di sini dan di sini langkah Anda perlu sedikit lebih cepat. Setelah itu pendaki melewati daerah datar dengan banyak danau kecil, setelah beberapa saat kemudian team  tiba di Base Camp “Lembah Danau-Danau” (4.200 mdpl).
 Dari base camp ini  kita dapat melihat Carstenz Summit, Puncak Jaya  dan Carstenz Timur. Pendaki akan berhenti dan istirahat di sini. Hari berikutnya baru melakukukan penyesuaian (aklimatisasi) dengan melakukan pendakian ke puncak Carstensz Timur.

  Kemudian kembali ke base camp dan mempersiapkan diri untuk summit attack pagi harinya. Perjalanan ke Puncak Carstensz Pyramid dimulai pada pukul 03.00 WIT. Berjalan dari base camp menuju tali pertama kemudian menaiki tebing de lembah kuning, setelah melalui pendakian yang berat dan melelahkan dengan melakukan teknik jumaring dan beberapa teknik pendakian, akhirnya tim sampai di  puncak pada pukul 12.00 WIT. Setelah melakukan pemotretan dan pendokumentasian, tim kembali menuju Base Camp.
{Puncak Carstensz Pyramid}

Hari berikutnya yaitu hari keempat tim melakukan persiapan dan perjalanan dari base camp Lembah Danau-Danau menuju mil 74 Zebra Wall, perjalanan ini melalu jalur yang sama dengan waktu awal pemberangkatan. Dari Lembah Danau-Danau menuju Zebra Wall mil 74 dan dilanjutkan menuju base camp mil 68 Pusat Perkantoran Freeport.
Ide ini dari Bapak Dondi Raharja dengan kelompok Brimolo datasemen C pelopor 11 Jakarta yang melibatkan beberapa MAPALA di Indonesia.
Oleh : RINANTO
NIA 11.28.001 MPA

OPERASI BERSIH GUNUNG PASCA SUKOI

|| || ,,,,,,,, || Leave a komentar

OPERASI BERSIH GUNUNG PASCA SUKOI


Setelah terjadinya evakuasi korban sukoi, MALIMPA mendapat undangan untuk mengirimkan delegasi operasi bersih gunung dengan tema WANADRI GO GREEN. Operasi ini diselenggarakan oleh Wanadri dan Astra dengan melibatkan Organisasi Pecinta Alam se Jabodetabek, Bandung dan sekitarnya.
MALIMPA sebagai salah satu MAPALA di Jawa Tengah mengirimkan 3 (tiga) personel untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yakni Pradito Keceng, Muhammad Ucup, dan Rinanto (Boncel).
            WANADRI  GO GREEN merupakan  kegiatan pasca bencana yang dilaksanakan di Puncak Gunung salak 1 di ketinggian 2210 mdpl sebagai bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan alam yang rusak karena insiden kecelakaan pesawat sukoi dan banyaknya sampah yang menumpuk di puncak dan sepanjang jalur evakuasi.
            Kegiatan operasi bersih Gunung Salak jalur cimelati mulai dari pintu rimba sampai puncak salak 1 di ketinggian 2210 mdpl dilaksanakan pada tanggal 1 – 2 Juni 2012. Peserta operasi bersih gunung salak dari MAPALA se Jakarta berangkat bersama – sama menuju Bogor dan berkumpul di MAPALA Djuanda sekitar pukul 17.00. Kemudian dilanjutkan briefing yang dikoordinatori oleh Dondi Rahajo sebelum merapat ke Camp induk Operasi Bersih Gunung Salak yakni di Jalur Cimelati.
Setelah sampai di cimelati seluruh MAPALA dan instansi terkait berkumpul untuk melakukan briefing yang di koordinir oleh salah seorang anggota WANADRI. Team dibagi menjadi tiga, team pertama berangkat pada fajar agar bisa tiba dipuncak lebih awal dan bertugas untuk mengumpulkan sampah yang berada disekitar puncak maupun TKP Sukoi. Sedangkan team yang kedua berangkat pada pukul 06.00 WIB dan bertugas untuk membawa turun sampah yang sudah terkumpul ke tengah perjalanan jalur pendakian gunung cimelati tepatnya di pos air. Dan team yang ketiga berangkat pada pukul 09.00 WIB bertugas membawa sampah dari pos air ke bawah.
Kondisi gunung salak saat itu sangat memperihatinkan, kondisi jalur pendakian yang rusak, dengan hiasan kaleng – kaleng berserakan dan pohon – pohon besar yang tumbang, menjadikan puncak gunung salak terang. Sehingga kegiatan operasi bersih gunung salak pasca sukoi dilakukan meskipun sehari bisa dibilang kurang, paling tidak satu hari sudah bisa mengurangi penumpukan sampah yang sudah mengotori puncak gunung salak.
         Oleh karena itu WANADRI GO GREEN merupakan suatu kegiatan untuk menyelamatkan lingkungan dari kerusakan yang berlanjut. Dari sinilah MALIMPA sebagai organisasi pecinta alam yang juga peduli dengan konservasi ikut andil dalam kegiatan tersebut dengan bentuk kegiatan yang dilaksanakan dilapangan yaitu:
1.Pemungutan sampah pasca bencana
2.Pemilahan sampah pelastik dan logam
3.Pembakaran sampah
4.Pengankutan sampah logam dari puncak salak 1 kebawah
         Alhamdulillah kegitan opsi bersi gunung salak telah selesai dan dari kegiatan ini kami dapat berkumpul dengan kelompok-kelompok lain dan tentunya kami mendapatkan pengalaman yang lain pula, maka kami ingin berpesan “Lebih Banyak Berbuat itu Lebih Baik dari pada Sekedar Berbicara”.

Oleh : M.Yusuf Abdul Latif


DIVE COURSE PASIR PUTIH and LONGEST TRACK ARGOPURO

|| || ,,,,,,,,, || Leave a komentar


DIVE COURSE PASIR PUTIH 27th-29th DES “13
LONGEST TRACK ARGOPURO30th-2th JAN “14
Narasi : M. Yusuf. AL


      Entah kenapa akhir-akhir ini, saya begitu terobsesi sama yg namanya “DIVING”. Tapi tetep masih ke gunung,rafting,climbing,caving dan kuliah heuheu. Mula-mula sejak pertengahan tahun 2013, baca-baca artikel tentang “SCUBA DIVING”,”FREEDIVE”,lihat-lihat you tube, dan menyimak beberapa timeline akun twitter, hingga beli snorkel set, dan sering “maen-maen” di kolam renang maupun di umbul alami “ponggok’ bisa di bilang seminggu 2-3 sampe 4 kali,heuheu.  Yeaahhh bulan oktober kemaren snorkeling pulau-pulau karimunjawa. Dan,,, di awal Desember dapat info dari temen YEPE Malang,tgl 27-30 Des 2013  ada kuota DIVE COURSE di Pasirputih Situbondo,dan apa yang di benakku? ”BUDAL!!”.
Persiapan demi persiapan agar obsesi itu tercapai, selain latihan fisik, jg latihan renang 200m, one breath 25m, water trap 15mnt,
  

 Foto; H1, Dive Instructuresedang memberikan kuliah “SCUBA Diving”di Balai Konservasi Perairan Daerah Pasirputih Situbondo.

         H1, Pengantar teori di kelas,.Peserta di bekali materi pengetahuan dasar Scuba Diving secara teori, dari pengenalan Scuba Gear dan cara penggunaannya, hingga Safety Prosedure (diveplan) dan resiko yang bisa terjadi.


Foto; H2, Instructure sedang memberikan arahan salah satu teknik scuba diving, Body Breath. Lokasi Pantai Pasirputih.

        Mulai dari praktek penggunaan peralatan scuba (scuba gear),skill dasar dibawah air seperti; mask clearing, regulator recovery, bouyancy,Communication, hingga simulasi resiko bahaya, body breath. Kegiatan kedua ini dilaksanakan di perairan dangkal 2-5 meter.
Foto; H3, Saat pengibaran Scraft MALIMPA di Dive Site Pasir Putih,dari kiri; Irvan PS. tengah; M Yusuf AL  di kedalaman kurang lebih 10m.
     Pelatihan di perairan dalam. Peserta melakukan penyelaman di perairan terbuka dengan kedalaman 5-10 meter untuk praktek skill yang sudah diajarkan di kegiatan kedua dengan ditemani oleh Instruktur dan Dive Master serta Team Rescue yang sudah berpengalaman.

Lest dive buddys