Akhlak terhadap Alam
Yang di maksud
dengan alam di sini adalah alam
semesta yang mengitari kehidupan manusia, yang mencakup tumbuhan, hewan, udara,
sungai, laut dan sebagainya. Kehidupan manusia memerlukan lingkungan yang
bersih, tertib, sehat, dan seimbang.
Akhlak
terhadap alam itu sendiri adalah pemanfaatkan potensi alam untuk kepentingan
hidup manusia. Namun yang harus di ingat bahwa potensi alam terbatas dan umur
manusia lebih panjang. Oleh sebab itu pelestarian dan pengembangan potensi alam
harus di upayakan sepanjang mungkin, dengan cara memanfaatkan sebaik-baiknya
potensi alam yang ada dan tidak berlebihan, agar tidak berakibat buruk bagi
alam itu sendiri. Menjaga kebersihan lingkungan dan keindahannya sangat di
anjurkan, sebab hal itu akan membawa pengaruh yang sangat besar dalam
kehidupan. Kerbesihan lingkungan yang terjaga akan membuat kesehatan lebih
terjamin sehingga hidup akan lebih bergairah.
Akhlak
yang baik terhadap alam dapat mengurangi bencana alam yang setiap saat menimpa
kehidupan manusia. Bila musim hujan tiba sering terjadi banjir dan tanah
longsor. Sedangkan pada musim kemarau seering terjadi kebakaran. Bencana ini
terjadi karna ulah manusia itu sendiri yang tidak memperhatikan keserasian
lingkungan. Oleh karna itu pentingnya kita berakhlak terhadap alam agar kita
memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, contoh membuang sampah
pada tempatnya agar tidak terjadi banjir, menjaga kelestarian lingkungan agar
tidak terjadi kebakaran hutan.
Oleh : Kharisma
Setiawan Choiri
Kesehatan Masyarakat ( c )
J410110083







Zaman moderen ini
banyak sekali ditemukan penanganan dalam masalah air mulai dari yang mudah
yaitu pembuatan lupang resapan biopori yaitu
dengan cara melubangi tanah dengan diameter 10 sampai 30 cm dengan panjang 30
sampai 100 cm kemudian ditutupi sampah organik yang berfungsi untuk menjebak
air yang mengalir di sekitarnya sehingga dapat menjadi sumber cadangan air bagi
air bawah tanah, dan tumbuhan di sekitarnya. Serta dapat juga membantu
pelapukan sampah organik menjadi kompos yang bisa dipakai untuk pupuk, selain
itu pembuatan lubang resapan biopori yang sangat mudah hanya menggunakan alat
bor saja. Solusi yang lain adalah pembuatan
sumur resapan akan tetapi dalam pembuatan sumur resapan banyak memakan biaya
karena membutuh tenaga dari tenaga kerja dengan kedalaman tanah minimum 1,50
meter bisa menyerap air berkiasaran antara 2,0-3,6 cm/jam dengan permeabilitas
tanah ( geluh kelanauan ) sedang, jika dengan permeabilitas tanah agak cepat (
pasir kasar ) yaitu lebih 
dari
36 cm/jam. Pembutan sumur resapan sangat baik sekali di terapkan pada daerah
perkotaan seperti disekitar wilayah Jakarta
hal itu dikarenakan banyak lahan yang digunakan sebagai paru-paru bumi yang dialih
fungsikan dengan pembangunan gedung-gedung bertingkat sehingga tanah yang ada
disekiar sana tidak memiliki daya serap air yang baik sehingga memicu terjadinya banjir. Marilah kita lestrikan
lingkungan dari bahaya banjir dan kawan-kawannya mulai dari sekarang dengan
membuat lubang resapan biopori / sumur resapan dan menanam pohon, karena tanpa
dari sentuhan tangan kita yang peduli akan lingkungan tidak dapat mengubah
apapun dari masalah lingkungan hidup.